PENGARUH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERHADAP KINERJA KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK (MAKANAN) DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPUASAN TAMU DI HOTEL YELLOW STAR AMBARUKMO

Penulis

  • Fera Dhian Anggraini Akademi Pariwisata Indraphrasta Yogyakarta
  • Savitri Ika

DOI:

https://doi.org/10.70018/mb.v2i1.22

Kata Kunci:

Standar Operasional Prosedur (SOP), Kinerja, Kualitas Produk, Kepuasan Tamu

Abstrak

Hubungan antara industri perhotelan dengan pariwisata sangatlah erat. Hal ini dikarenakan industri perhotelan menjadi salah satu tulang punggung yang mendukung pembangunan sektor pariwisata. Banyak sekali kontribusi industri perhotelan yang berimplikasi bagi perkembangan pariwisata. Akomodasi perhotelan tidak dapat dipisahkan dengan pariwisata. Tanpa kegiatan kepariwisataan akomodasi perhotelan akan lumpuh. Sebaliknya pariwisata tanpa hotel merupakan suatu hal yang tidak mungkin bisa berjalan sempurna.  Sejalan dengan hal tersebut, perkembangan industri perhotelan semakin berkembang, terutama di kota-kota besar di seluruh Indonesia. Sebagai salah satu contohnya adalah hotel Yellow Star Ambarukmo yang berada di wilayah kota Yogyakarta. Hotel Yellow Star Ambarukmo mempunyai berbagai fasilitas yang dapat ditawarkan kepada para wisatawan, salah satunya adalah dengan melayani tamu maupun wisatawan yang berkunjung untuk menikmati makanan yang disediakan oleh hotel Yellow Star Ambarukmo. Di dalam sebuah organisasi hotel, Food and Beverage Department adalah bagian dari hotel yang mengurus dan bertanggung jawab terhadap kebutuhan pelayanan makanan dan minuman serta kebutuhan lain yang terkait, dari para tamu yang tinggal maupun yang tidak tinggal di hotel tersebut dan dikelola secara komersial serta professional. Bentuk pelayanan yang baik terhadap tamu hotel harus dilakukan sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP) yang ada dan berlaku di hotel tersebut. Standard Operating Procedures (SOP) adalah dokumen tertulis yang memuat prosedur kerja secara rinci, tahap demi tahap, dan sistematis. Kinerja yang baik akan mempengaruhi hasil dari kualitas makanan yang kemudian akan menjadi salah satu faktor yang menentukan penilaian kepuasan tamu atau konsumen. Kinerja merupakan faktor penentu untuk menilai apakah sebuah organisasi pemerintahan telah berjalan dan berprestasi dengan baik, secara kualitas maupun kuantitas. Kualitas sebagai totalitas fitur dan karakteristik produk atau jasa yang memiliki kemampuan untuk memuaskan kebutuhan, selain itu kualitas juga merupakan suatu kondisi dinamis yang berhubungan dengan produk, jasa, manusia, proses, dan lingkungan yang memenuhi atau melebihi harapan.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Benardin, H.J. & Russel, J.E.A. 1993. Human Resource Management an Experiental Approach. Singapore: Mc Graw-Hill, Inc.

Goetsch, D.L. & Davis, S.M. 1994. Introduction to Total Quality: Quality, Productivity, Competitiveness (Merrill’s international series in engineering technology). Englewood Cliffs: Prentice Hall International Inc.

Gomes, F.C. 1995. Manajemen Sumber Daya Manusia. Yogyakarta: Andi Offset.

Mangkunegara, A.A.P. 2000. Manajemen Sumber Daya Manusia Perusahaan. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Moleong, L. J. 2009. Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: PT. Remaja Rosdakarya.

Soekadijo, R. 1996. Anatomi Pariwisata (memahami pariwisata “systemic linkage”). Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Unduhan

Diterbitkan

2021-05-24

Terbitan

Bagian

Artikel

Cara Mengutip

Dhian Anggraini, F., & Ika, S. (2021). PENGARUH STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR TERHADAP KINERJA KARYAWAN DALAM MENINGKATKAN KUALITAS PRODUK (MAKANAN) DAN DAMPAKNYA TERHADAP KEPUASAN TAMU DI HOTEL YELLOW STAR AMBARUKMO. Mabha Jurnal, 2(1), 59-69. https://doi.org/10.70018/mb.v2i1.22